Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
BeritaKab. Bangka Selatan

Tragis, Nelayan Lansia Ditemukan Tewas Mengapung di Perairan Sadai-Penutuk

×

Tragis, Nelayan Lansia Ditemukan Tewas Mengapung di Perairan Sadai-Penutuk

Sebarkan artikel ini
Tragis, Nelayan Lansia Ditemukan Tewas Mengapung di Perairan Sadai-Penutuk

Yoni, anak korban, mengungkapkan bahwa ayahnya tidak memiliki riwayat penyakit. Zainal Abidin diketahui sering melaut seorang diri menggunakan perahu kecil dengan mesin tempel dari Pelabuhan Tanjung Ruu pada dini hari dan biasanya kembali sekitar pukul 08.00 WIB.

“Ayah saya biasanya melaut sendiri, tanpa ditemani siapa pun. Dia berangkat subuh dan pulang sekitar jam delapan pagi,” ujar Yoni.

Sementara itu, Kasat Polairud Polres Basel, Iptu Mulia Renaldi dikonfirmasi membenarkan penemuan mayat tersebut.

Ia mengungkapkan, saat ini jenazah Zainal Abidin dibawa ke RSUD Gadung Kabupaten Bangka Selatan untuk dilakukan visum.

Menurut dia, dari hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa korban meninggal dunia murni karena tenggelam dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik.

“Ya benar ada penemuan mayat. Pihak kepolisian telah melakukan serangkaian tindakan, termasuk evakuasi jenazah, koordinasi dengan Unit Identifikasi Polres Bangka Selatan, dan membawa jenazah ke RSUD Gadung untuk visum. Jenazah korban rencananya akan dimakamkan di Desa Penutuk, Kecamatan Lepar,” pungkasnya.

Pasang Iklan
Akses Terus Biar Update
Iduladha PWI Bangka Selatan Iduladha Pemkab Basel Iduladha DPRD Basel