Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
WhatsApp-Image-2025-12-25-at-11.08.00
HUT Basel ke-23
Berita

Viral Wartawan Klaim Diintimidasi di Kantor Desa Carenang, Kades Tegaskan Tak Ada Pengeroyokan

×

Viral Wartawan Klaim Diintimidasi di Kantor Desa Carenang, Kades Tegaskan Tak Ada Pengeroyokan

Sebarkan artikel ini

Sekilasindonews.com TANGERANG — Sebuah pemberitaan viral di media sosial menyebutkan bahwa seorang wartawan berinisial EJN hampir dikeroyok dan diintimidasi oleh staf desa, seorang RT, serta beberapa orang yang diduga preman di depan Kantor Desa Carenang, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang. Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Carenang Cisoka, Eris Rishariyadi SE, membantah keras tudingan itu.

Menurut Eris, informasi yang beredar tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Ia menegaskan bahwa tidak ada unsur pengeroyokan maupun intimidasi, melainkan hanya ajakan kepada EJN untuk masuk ke dalam kantor demi menghindari keributan di area luar kantor.

“Wartawan EJN ini datang ke kantor desa dengan alasan ingin konfirmasi soal Anggaran Dana Desa (ADD) pada Kamis, 13 November 2025. Para pegawai dan masyarakat tidak ingin terjadi keributan, apalagi saat itu kami sedang mempersiapkan acara MTQ se-Kecamatan Cisoka,” jelas Eris.

Eris menambahkan bahwa tidak ada kontak fisik dalam kejadian tersebut. Masyarakat dan staf desa hanya mengarahkan agar percakapan dilakukan di dalam ruangan.

“Pada hari Kamis itu kami sedang kerja bakti untuk persiapan MTQ tanggal 28. Ada sedikit miskomunikasi antara salah satu media dan beberapa staf. Yang beredar di media sosial bukan seperti yang sebenarnya,” ujar Kades.

Ia juga menanggapi isu pemblokiran nomor telepon EJN. Menurut Eris, pemblokiran dilakukan karena dirinya merasa terganggu oleh panggilan di luar jam kerja.

“Saya blokir bukan karena ada unsur lain. Kadang beliau menelpon jam dua belas malam, atau pagi-pagi sekali. Sebelum saya blokir, saya sudah bertemu dan mengklarifikasi hal-hal yang diberitakan sebelumnya. Bahkan sudah duduk bersama, tapi tetap saja pemberitaannya seakan menjelekkan nama baik desa,” tegasnya.

Akses Terus Biar Update
Hari Guru Nasional