Sekilasindonews.com Jakarta – Pemerintah terus mempercepat upaya menghadirkan hunian yang layak dan terjangkau bagi masyarakat melalui Program Pembangunan dan Renovasi 3 Juta Rumah. Hingga pertengahan Juni 2026, realisasi program tersebut secara nasional telah mencapai 324.213 unit.
Capaian tersebut disampaikan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) Muhammad Qodari dalam konferensi pers Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di Jakarta, Rabu (17/6).
“Berdasarkan data Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) per 13 Juni 2026, hingga pekan kedua bulan ini, realisasi Program 3 Juta Rumah secara nasional telah mencapai 324.213 unit pada tahun 2026,” ujar Qodari.
Menurut Qodari, capaian program ini berasal dari empat jalur pelaksanaan.
Jalur Pengembang menjadi kontributor terbesar dengan realisasi 181.291 unit, atau 28,54 persen dari target 635.122 unit. Sementara itu, Jalur Swadaya mencatat realisasi sebesar 83.210 unit, atau 44,23 persen dari target 188.140 unit.
Adapun Jalur Negara telah merealisasikan 55.655 unit atau 10,91 persen dari target 510.046 unit. Sementara itu, realisasi melalui Jalur Gotong Royong mencapai 4.057 unit atau 11,07 persen dari target 36.639 unit.
Qodari menegaskan bahwa Program Pembangunan dan Renovasi 3 Juta Rumah merupakan salah satu wujud nyata komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak.
Program tersebut ditujukan untuk menyediakan rumah yang terjangkau dan berkelanjutan, terutama bagi keluarga berpenghasilan rendah.
















