Tekan Defisit, Pemprov Babel Pangkas Perjalanan Dinas dan TPP ASN
PANGKALPINANG, SEKILASINDONEWS.COM – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) bergerak cepat menyikapi defisit anggaran yang membayangi APBD 2025.
Gubernur Hidayat Arsani memimpin rapat koordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) pada Minggu (4/5/2025) malam di Rumah Dinas Gubernur untuk merumuskan langkah-langkah efisiensi.
Sekretaris Daerah Pemprov Babel, Fery Afriyanto, selaku Ketua TAPD, mengungkapkan bahwa APBD 2025 setelah adanya pergeseran hingga bulan April tercatat sebesar Rp2,370 triliun. Angka ini mengalami penurunan sebesar Rp20,8 miliar dari APBD awal yang mencapai Rp2,391 triliun.
“Penurunan ini juga dipicu oleh pemotongan Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat, yang semula Rp163 miliar menjadi Rp114 miliar. Akibatnya, kita menghadapi defisit awal sebesar Rp70 miliar dan berpotensi meningkat hingga Rp273 miliar di sepanjang tahun berjalan,” jelas Fery.
Guna menekan angka defisit tersebut, TAPD mengusulkan sejumlah langkah efisiensi yang cukup signifikan. Salah satunya adalah pemangkasan anggaran perjalanan dinas di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga 50 persen.
“Dengan alokasi awal sekitar Rp70 miliar, setiap OPD diperkirakan hanya akan menerima rata-rata Rp1,1 miliar per tahun, yang penggunaannya akan disesuaikan dengan skala prioritas masing-masing,” ujarnya.
















