Tekan Inflasi, Pemkab Bangka Selatan Gelar Pasar Murah di Toboali
SEKILASINDONEWS.COM – Lapangan Bola Merdeka Toboali mendadak padat, Kamis (5/2/2026) pagi. Ratusan warga berduyun-duyun datang bukan untuk menyaksikan pertandingan, melainkan memburu kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dalam Operasi Pasar Murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan.
Program yang diinisiasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMINDAG) itu menjadi langkah cepat pemerintah meredam lonjakan harga menjelang tradisi sedekah ruah menyambut Ramadan 1447 Hijriah.
Sejak loket dibuka pukul 08.00 WIB, antrean langsung mengular. Beras, gula, minyak goreng, hingga komoditas hortikultura menjadi incaran utama karena dijual lebih murah dibanding harga pasaran.
Sekretaris Daerah Bangka Selatan Hefi Nuranda yang meninjau langsung kegiatan menegaskan, pasar murah bukan sekadar agenda seremonial, melainkan instrumen nyata pengendalian inflasi.
“Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat. Kami memastikan kebutuhan pokok tetap terjangkau dan daya beli warga tidak tergerus kenaikan harga,” tegas Hefi di lokasi kegiatan.
Menurutnya, operasi pasar akan terus diperkuat melalui sinergi lintas lembaga, terutama dengan Bank Indonesia, Bulog, serta distributor lokal.
“Kolaborasi adalah kunci. Stok harus aman, distribusi lancar, dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Hefi.
Ia berharap program ini menjadi bantalan ekonomi bagi masyarakat di tengah tekanan harga pangan. Operasi pasar murah akan digilir ke sejumlah titik agar manfaatnya semakin luas.














