Polisi Beberkan Kronologi Pengeroyokan Eks Dirut RSUD Basel, Dipicu Soal Tagihan Utang
SEKILASINDONEWS.COM – Polisi membeberkan kronologi dugaan pengeroyokan mantan Direktur RSUD Bangka Selatan, Muhammad Fauzan, yang diduga dipicu persoalan tagihan utang.
Insiden itu terjadi di kediaman korban di Kelurahan Teladan, Toboali, pada Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 17.00 WIB dan disaksikan keluarga korban.
Kapolres Bangka Selatan, AKBP Agus Arif Wijayanto, menjelaskan, peristiwa bermula saat terduga pelaku datang ke rumah korban untuk menagih utang yang sudah lama belum dibayar.
“Saat bertemu, terjadi adu mulut antara pelapor dan terlapor hingga berujung kontak fisik,” kata Agus Arif, dikutip dari ayobangka.com, Minggu (15/2/2026).
Satu dari tiga terduga pelaku disebut seorang ajudan atau ADC (Aide-de-camp) Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid, berinisial Brigpol R. Dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran polisi.
“Benar, yang bersangkutan adalah ajudan kepala daerah. Saat ini sudah berada di Polres Bangka Selatan untuk pemeriksaan. Dua terduga pelaku lainnya masih kami kejar,” tegas Kapolres.
Dilansir berita sebelumnya, berdasarkan informasi yang dihimpun,insiden bermula saat para terlapor mendatangi rumah dr. Muhammad Fauzan untuk menagih utang yang disebut-sebut belum dilunasi.
Namun, pembahasan yang awalnya dimaksudkan untuk mencari penyelesaian justru memicu cekcok panas. Situasi semakin memanas hingga terjadi kontak fisik yang diduga mengarah pada penganiayaan bersama-sama terhadap korban.
Kabid Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung, Kombes Pol Agus Sugiyarso, membenarkan adanya laporan tersebut dan menegaskan salah satu terduga pelaku merupakan oknum anggota Polri.
“Peristiwa terjadi sekitar pukul 17.00 WIB di Toboali. Salah satu terduga pelaku adalah oknum anggota Polri,” ujarnya.














