Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
Berita

Kelilingi Wilayah Gempa NTT, Fernando: Ambulans Udara Sangat Dibutuhkan untuk Selamatkan Nyawa

×

Kelilingi Wilayah Gempa NTT, Fernando: Ambulans Udara Sangat Dibutuhkan untuk Selamatkan Nyawa

Sebarkan artikel ini

Sekilasindonews.com NTT – Kondisi geografis kepulauan dan jarak antar fasilitas kesehatan menjadi tantangan serius dalam penanganan masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Rencana pemerintah pusat menghadirkan ambulans udara dinilai dapat menjadi solusi untuk mempercepat pelayanan medis, terutama bagi warga yang berada di wilayah terpencil dan sulit dijangkau.

Sekretaris DPD Partai Gerindra yang juga anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Fernando Jose Osorio Soares, menyampaikan hal tersebut setelah berkeliling melihat langsung sejumlah wilayah terdampak gempa.

Menurutnya, kondisi di lapangan menunjukkan bahwa kecepatan transportasi menjadi salah satu faktor penting dalam menyelamatkan warga yang membutuhkan penanganan medis.

Fernando mengatakan, karakteristik NTT sebagai wilayah kepulauan membuat kebutuhan terhadap transportasi udara berbeda dibandingkan daerah yang memiliki akses darat lebih mudah.

“Jadi itu kita berharap ini Bapak Presiden, Pemerintah Pusat, rencana ambulans udara. Kami di wilayah kepulauan ini sangat butuh. Mungkin orang di tempat lain tidak butuh, tapi kami di tempat ini sangat membutuhkan,” kata Fernando.

Dalam kunjungannya, Fernando juga membawa sejumlah obat-obatan berdasarkan rekomendasi tenaga medis dan dokter spesialis. Bantuan dari Partai Gerindra tersebut diharapkan dapat menambah persediaan obat di fasilitas kesehatan yang melayani masyarakat terdampak bencana.

“Dokter-dokter spesialis, mereka memberikan banyak rekomendasi. Jadi kita bawa obat lumayan banyak. Mudah-mudahan ini bisa menambah stok obat di sini dan juga mungkin obat yang belum ada di sini bisa menjadi lengkap,” ujarnya.

Kondisi yang ditemuinya di salah satu puskesmas semakin memperlihatkan besarnya tantangan pelayanan kesehatan di daerah tersebut. Fernando menyebut fasilitas kesehatan yang dikunjunginya di lokasi gempa harus melayani sebanyak 5.774 warga dengan dukungan hanya satu dokter dan 15 perawat.

Pasang Iklan
Akses Terus Biar Update
Iduladha PWI Bangka Selatan Iduladha Pemkab Basel Iduladha DPRD Basel