Dalam pidatonya, Markus mencontohkan Kabupaten Morowali sebagai daerah yang berhasil meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui kehadiran investor.
“Morowali bisa menjadi contoh. Setelah mengundang investor, mereka menjadi salah satu kabupaten dengan PAD tinggi. Ini inspirasi yang harus kita tiru agar Bangka Barat tidak tertinggal,” tegasnya.
Acara Sedekah Kapong Kundi Bersatu mengusung tema “Dari Tanah Jering Kita Beradat, di Negeri Sejiran Kita Bersatu” dan dihadiri pejabat daerah, tokoh adat, serta ratusan warga.
Selain sambutan bupati, rangkaian kegiatan meliputi laporan panitia, doa bersama, sambutan para kepala desa, dan penampilan Silat Kapong sebagai bagian dari pelestarian budaya lokal.
Momentum kegiatan adat ini juga dimanfaatkan pemerintah untuk menyampaikan visi pembangunan.
Dengan semangat Sejiran Seiasan, Pemkab bersama masyarakat diharapkan bersinergi mewujudkan Bangka Barat yang maju, sejahtera, dan berdaya saing. (*)













