Bus Sekolah Terancam Stop Operasi Imbas BBM Naik, Fraksi Demokrat Desak Pemkab Basel Cari Solusi
SEKILASINDONEWS.COM – Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada layanan publik di Kabupaten Bangka Selatan (Basel). Operasional bus sekolah dikabarkan terancam dihentikan lantaran biaya operasional semakin membengkak.
Kondisi tersebut langsung mendapat sorotan dari Fraksi Partai Demokrat DPRD Basel. Wakil Ketua I DPRD Basel, H Kamarudin menegaskan, kenaikan harga BBM non subsidi tidak boleh dijadikan alasan untuk menghentikan layanan bus sekolah yang selama ini sangat dibutuhkan para pelajar, terutama siswa di desa-desa yang jauh dari akses sekolah.
“Kenaikan BBM non subsidi jangan sampai dijadikan alasan bus sekolah berhenti beroperasi. Banyak anak-anak kita sangat bergantung dengan layanan ini, khususnya yang tinggal jauh dari sekolah,” tegas Kamarudin, Selasa (12/5/2026).
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Basel harus segera mencari solusi agar operasional bus sekolah tetap berjalan hingga akhir tahun. Salah satunya melalui efisiensi anggaran maupun langkah kebijakan lain demi menjaga pelayanan pendidikan tetap maksimal.
















