SEKILASINDONEWS.COM, MERAWANG – Daerah Aliran Sungai (DAS) Baturusa Merawang, Kabupaten Kabupaten Bangka hancur digasak tambang timah. Puluhan pront tambang timah ilegal diketahui kini beroperasi di kawasan terlarang.
“Nanti saya tujukan lokasi lewat dari krakai kelihatan itu (penambang ilegal-red),” ujar Yudi warga setempat saat menghubungi babelterkini.com, Selasa (22/9/2026).
“Iya dirazia ada 70 an ponton yang sudah di data tapi sekarang sudah menambang lagi. Koordinator tambang DAS Baturusa Padeli,” ucapnya.
Menanggapi hal ini, Kepala Desa (Kades) Baturusa, Junaidi mengakui adanya penambangan timah ilegal di DAS Baturusa. Menurutnya, pihak Desa dan Kepolisian sudah melakukan himbauan agar tidak melakukan penambangan di sepanjang aliran sungai Baturusa.
“Iya, kami di kantor Polsek Merawang dengan Krimsus Polda sudah berulang kali menghimbau agar tidak menambang di DAS Baturusa tapi tidak dihiraukan, memang sekarang ada lagi yang menambang warga kami juga dan dari luar juga. Intinya kami dari aparat Desa tidak ikut-ikutan karena itu DAS dan memang dilarang untuk ditambang,” katanya.














