Disinggung nama Padeli yang disebut sebagai koordinator tambang DAS Baturusa, Junaidi menyatakan tidak mengetahui hal tersebut. Diungkapkannya bahwa Padeli memiliki ponton dan ikut melakukan penambangan di DAS Baturusa.
“Saya tidak tahu itu. Padeli itu setahu saya punya ponton dan ikut nambang juga,” ungkapnya seraya menambahkan bahwa tidak benar pihak Desa Baturusa mendapat fee dari penambangan timah ilegal di DAS Baturusa.
Terkait dengan hal ini, Dir Polairud Polda Babel Kombes Pol Rudi Saeful Hadi dan Kapolres Bangka AKBP Indra Feri Dalimunte dikonfirmasi melalui yg pesan WhatsApp belum memberikan tanggapan.
Sebelumnya, H. Padeli yang disebut sebagai koordinator tambang timah ilegal DAS Baturusa dikonfirmasi baik itu melalui sambungan maupun pesan WhatsApp enggan menjawab.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak terkait lainnya dalam upaya konfirmasi. (red)














