Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
WhatsApp-Image-2025-12-25-at-11.08.00
HUT Basel ke-23
Berita

Ditinggal Orang Tua, Pendidikan Rafika Terselamatkan Berkat Sekolah Rakyat Gratis dari Pemerintah

×

Ditinggal Orang Tua, Pendidikan Rafika Terselamatkan Berkat Sekolah Rakyat Gratis dari Pemerintah

Sebarkan artikel ini

Sekilasindonews.com SRAGEN — Sekolah Rakyat seperti memutus rantai penderitaan Rafika Nur Khasanah (16 tahun). Sempat hampir putus sekolah karena ayah meninggal dan ibu meninggalkannya, secercah harapan itu datang dari Sekolah Rakyat.

“Saya cuma ikut Mbah (kakek dan nenek). Ayah saya meninggal sejak saya umur 8 tahun. Ibu merantau,” kenang Rafika, siswi kelas 10, ditemui di Sekolah Rakyat Terintegrasi 78 Sragen, Jawa Tengah.

Titik terendah Rafika adalah saat akan lulus SMP. Saat itu, ibunya sudah meninggalkan dia untuk merantau. Selama merantau, Rafika tak pernah dikirimi uang. Adapun kakek dan nenek yang menjaganya tak bisa optimal bekerja karena kondisi fisik yang lemah.

Rafika bercerita kakeknya sudah tidak bisa bekerja karena menderita penyakit gula. Untuk bisa berjalan pun sudah kesulitan. Sedangkan neneknya bekerja sebagai buruh tani sekadar untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari.

“Saya dikasih uang itu cuma Rp10 ribu karena tidak punya uang,” kata Rafika.

Di titik ini, Sekolah Rakyat seperti sampan yang menyelamatkan dia dari risiko tenggelam. Sampan ini pula yang membawa dia untuk bisa menuju cita-citanya.

“Karena Sekolah Rakyat, saya bisa melanjutkan sekolah dan dapatkan cita-cita saya,” kata Rafika.

Kini, di Sekolah Rakyat, Rafika bisa fokus untuk belajar tanpa perlu memikirkan harus memenuhi kebutuhan sehari-hari. Di Sekolah Rakyat, dia sudah mendapatkan keperluan sekolah seperti alat tulis, seragam, sepatu, sampai kerudung.

Akses Terus Biar Update
Hari Guru Nasional