Hidayat bahkan sempat turun dari mimbar kehormatan untuk menghampiri Komandan Upacara sebagai wujud apresiasi terhadap pelaksanaan upacara yang tertib dan penuh disiplin.
Ia juga mengingatkan agar jasa para pahlawan tidak dilupakan dan peringatan kemerdekaan dijadikan momentum mempercepat pembangunan daerah.
“Kepada para pahlawan, semoga baktinya diterima Allah SWT. Tugas kita sekarang adalah melanjutkan perjuangan melalui pembangunan demi kesejahteraan masyarakat. Sekali Merdeka, tetap Merdeka,” tegasnya.
Suasana haru menyertai saat Resti, salah satu anggota Paskibraka asal Bangka Selatan yang bertugas membawa baki bendera, membagikan kesan.
“Alhamdulillah semua berjalan lancar dan sangat berkesan. Perjuangan panjang kami terbayarkan. Ini momen yang tidak akan saya lupakan,” katanya penuh haru.
Didukung cuaca cerah dan kekompakan seluruh peserta, upacara HUT ke-80 RI di Bangka Belitung meninggalkan kesan mendalam sebagai pengingat bahwa semangat perjuangan harus terus diterjemahkan menjadi aksi nyata demi kemajuan dan kesejahteraan rakyat. (*)

















