Pemindahan hari ini dilakukan dengan pengawalan ketat dari pihak berwenang Myanmar, mengingat situasi keamanan di Myawaddy yang dinamis dan kerap berubah. KBRI Yangon juga terus memantau pergerakan konvoi selama proses pemindahan.
Selain itu, koordinasi erat antara KBRI Yangon dan KBRI Bangkok terus dilakukan untuk memastikan kelancaran proses melewati perbatasan Thailand–Myanmar.
KBRI Yangon menegaskan bahwa keselamatan WNI adalah prioritas utama dan akan terus bekerja untuk mempercepat pemulangan ratusan WNI lain yang masih berada dalam pengawasan otoritas Myanmar.
Di akhir pernyataannya, KBRI mengimbau masyarakat Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tawaran pekerjaan luar negeri yang tidak resmi, berisiko tinggi, atau terlalu menggiurkan.
Tawaran semacam itu kerap menjadi pintu masuk terhadap praktik penipuan, eksploitasi, hingga perdagangan manusia.
Herman Yakub.

















