Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
WhatsApp-Image-2025-12-25-at-11.08.00
HUT Basel ke-23
BeritaKab. Bangka

Kepala Desa Zed Ajak Warga Tanam Aren untuk Pemulihan Ekologi dan Ekonomi Desa

×

Kepala Desa Zed Ajak Warga Tanam Aren untuk Pemulihan Ekologi dan Ekonomi Desa

Sebarkan artikel ini
Kepala Desa Zed Ajak Warga Tanam Aren untuk Pemulihan Ekologi dan Ekonomi Desa

“Air nira itu setiap hari habis terjual. Ini sebenarnya peluang besar, tapi selama ini belum dikelola sebagai kekuatan ekonomi desa yang berkelanjutan,” jelasnya.

Ia pun menegaskan komitmennya untuk mendorong gerakan penanaman aren sebagai bagian dari pembangunan desa berbasis lingkungan.

“Kita ingin Zed kembali hijau. Kalau aren bisa tumbuh, ekonomi bergerak, dan lingkungan tetap terjaga, kenapa tidak kita mulai dari sekarang,” tegasnya.

Sementara itu, Pembina Yayasan CIS, Muhammad Irsan, mengatakan bahwa pohon aren memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan struktur ekologis desa. Aren membantu menjaga kelembapan tanah, menjadi sumber pakan lebah, serta memperkuat keanekaragaman hayati di kawasan kelekak.

“Aren bukan hanya soal hasil panen, tapi tentang hubungan ekologis antara tanaman, serangga, hutan, dan manusia,” terangnya.

Ia menambahkan, penanaman kembali aren di kawasan kelekak merupakan langkah pemulihan yang berdampak jangka panjang, baik bagi lingkungan maupun ekonomi masyarakat. Sistem ini memungkinkan pertumbuhan ekonomi tanpa merusak keseimbangan alam.

“Penanaman aren adalah bentuk pemulihan lingkungan jangka panjang sekaligus membuka peluang ekonomi baru berbasis hasil hutan bukan kayu,” ujarnya.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Yayasan CIS juga memberikan pemaparan kepada warga mengenai beragam potensi aren, baik dari sisi ekologis maupun ekonomis. Mulai dari pengolahan gula aren, gula semut, kolang-kaling, ijuk, hingga pengembangan madu kelulut berbasis hutan kebun.

Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang diskusi bagi warga Kampung Zed untuk memahami dampak perubahan bentang alam yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir, seperti berkurangnya burung, lebah, hingga perubahan aliran air di sekitar permukiman. (Belva)

Akses Terus Biar Update
Hari Guru Nasional