Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
WhatsApp-Image-2025-12-25-at-11.08.00
HUT Basel ke-23
BeritaKab. Bangka Selatan

Kesal Tunggu Rapat Tak Kunjung Digelar, Warga Desa Nangka Bubar Lalu Geruduk Pabrik Sawit

×

Kesal Tunggu Rapat Tak Kunjung Digelar, Warga Desa Nangka Bubar Lalu Geruduk Pabrik Sawit

Sebarkan artikel ini
Kesal Tunggu Rapat Tak Kunjung Digelar, Warga Desa Nangka Bubar Lalu Geruduk Pabrik Sawit

SEKILASINDONEWS.COM – Kekecewaan warga Desa Nangka, Kecamatan Air Gegas, memuncak. Rapat yang dijanjikan menjadi ruang dialog justru tak kunjung dimulai, membuat warga yang sudah menunggu berjam-jam memilih bubar dan melampiaskan protes dengan mendatangi langsung lokasi pembangunan pabrik kelapa sawit milik PT Bukit Palma Prima, Jumat (17/4/2026).

Sejak siang, warga sudah berkumpul di balai desa dengan harapan mendapat kejelasan soal polemik pembangunan pabrik yang disebut berdampak pada akses jalan usaha tani. Namun hingga waktu yang dijadwalkan berlalu, pertemuan tak kunjung digelar.

Suasana yang awalnya menunggu berubah menjadi kegelisahan. Warga mulai mempertanyakan keseriusan pihak terkait, hingga akhirnya memutuskan meninggalkan lokasi.

“Dari tadi nunggu, tapi tidak ada kejelasan. Kami ini diundang atau hanya disuruh menunggu?” keluh seorang warga dengan nada tinggi.

Tak lama setelah membubarkan diri, sebagian warga bergerak menuju lokasi proyek pabrik sawit. Aksi spontan itu menjadi bentuk kekecewaan sekaligus tuntutan agar persoalan yang mereka hadapi tidak diabaikan.

Di lokasi, warga langsung berhadapan dengan pihak desa dan perwakilan perusahaan yang datang belakangan. Situasi sempat memanas ketika warga menyoroti minimnya transparansi dalam proses sosialisasi pembangunan.

Salah satu warga, Hafizun, mempertanyakan legitimasi sosialisasi yang disebut-sebut telah dilakukan sebelumnya.

“Kalau memang sudah ada sosialisasi, kenapa kami tidak pernah dilibatkan? Yang diundang hanya segelintir orang,” tegasnya.

Sorotan warga tak hanya tertuju pada proses komunikasi, tetapi juga dampak langsung pembangunan terhadap akses pertanian. Jalan usaha tani yang selama ini digunakan warga disebut telah berubah fungsi bahkan hilang akibat aktivitas proyek.

Akses Terus Biar Update
Hari Guru Nasional