Setiap helibox yang diterjunkan telah melalui inspeksi setelah diisi, diperiksa oleh anggota, dan disaksikan perwira. Baik sebelum dinaikkan ke truk maupun sebelum dimuat ke pesawat.
“Isinya dicek, tali dan lakbannya dipastikan kuat,” ujar Supriyanto yang bertugas sebagai Komandan Tim Rigger Airdrop pada Satgas Udara, Senin (22/12).
Ia menerangkan bahwa secara fisik helibox memiliki tinggi sekitar 73 sentimeter. Sementara muatan logistik di dalamnya berada di kisaran 30 sentimeter, menyisakan rongga di bagian atas sekitar 35 hingga 37 sentimeter.
“Batas maksimal berat helibox adalah 5 kilogram. Jika diisi penuh, beratnya bisa mencapai 9 kligram dan berisiko rusak saat airdrop. Maka isinya tidak dipenuhi sampai atas. Inilah yang kerap menimbulkan salah sangka,” tambahnya.
Muatan logistik yang dikemas berupa kebutuhan pokok, seperti mi instan, disusun dengan perhitungan teknis agar tidak kuncup ke bawah atau remuk saat dilepas dari pesawat.
Tali-tali pengikatnya disusun membentuk kipas, sesuai pakem penerjunan udara, untuk menjaga keseimbangan helibox selama melayang menuju permukaan tanah.
Herman Yakub.

















