“Kami di KONI provinsi berfungsi sebagai pengawas dan pengarah. Untuk teknis pertandingan sepenuhnya menjadi kewenangan panitia besar,” tegas Ricky.
Lebih dari sekadar ajang perebutan medali, Porprov VII juga diproyeksikan sebagai panggung pembinaan dan seleksi atlet menuju level yang lebih tinggi.
Event ini akan menjadi tolok ukur kesiapan atlet daerah sebelum menghadapi ajang regional hingga nasional, seperti Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) dan kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON).
“Porprov bukan hanya pesta olahraga, tetapi momentum untuk melihat potensi atlet menuju event yang lebih tinggi,” ungkapnya.
Sebanyak 26 cabang olahraga dipastikan siap dipertandingkan dalam ajang multi-event terbesar di tingkat provinsi tersebut.
“Total ada 26 cabor yang akan dipertandingkan,” tambah Ricky.
Ia pun mengingatkan seluruh atlet untuk menjunjung tinggi sportivitas serta menjaga semangat kompetisi yang sehat selama pertandingan berlangsung.
“Kami berharap seluruh atlet menjaga sportivitas, semangat bertanding, dan mampu membawa nama baik daerah masing-masing,” pungkasnya. (*)





















