Hal tersebut mencakup berbagai aspek penting, mulai dari penyusunan regulasi, netralitas panitia penyelenggara, kesiapan logistik, hingga pengamanan selama tahapan pemilihan berlangsung.
“Koordinasi ini sangat penting agar setiap potensi persoalan yang mungkin muncul dapat dipetakan lebih awal sehingga bisa diantisipasi secara tepat,” katanya.
Selain itu, Debby juga menekankan pentingnya peran aparat keamanan dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas wilayah selama tahapan Pilkades berlangsung.
Menurutnya, kerja sama antara pemerintah daerah, aparat keamanan, serta penyelenggara menjadi kunci utama agar proses demokrasi di desa dapat berjalan lancar.
Ia berharap melalui koordinasi yang kuat, pelaksanaan Pilkades serentak di Bangka Selatan dapat berlangsung aman, tertib, dan mendapatkan partisipasi aktif dari masyarakat.
Lebih lanjut, Debby juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut menjaga situasi daerah tetap kondusif selama proses Pilkades berlangsung.
Mulai dari tahap pencalonan, kampanye, hingga penetapan kepala desa terpilih, masyarakat diharapkan dapat berperan aktif menjaga suasana yang damai dan demokratis.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga suasana yang aman dan kondusif. Mari kita pastikan proses demokrasi di desa berjalan jujur, adil, dan bermartabat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan Pilkades tidak hanya diukur dari lancarnya proses pemilihan, tetapi juga dari terciptanya stabilitas dan persatuan masyarakat setelah pemilihan berlangsung.
“Kami berharap Pilkades ini tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga mampu menjaga persatuan masyarakat serta menciptakan situasi yang tetap aman dan kondusif di desa,” jelas Debby.

















