Namun demikian, Listyo menjelaskan bahwa sejauh ini personel Polri masih difokuskan pada kegiatan tanggap darurat, seperti pembersihan fasilitas pendidikan dan pelayanan publik, pemasangan sumur bor, serta distribusi bantuan logistik. Ke depan, Polri siap menjalankan tugas tambahan sesuai kebutuhan di fase rekonstruksi.
“Selain itu, baru saja kita memberangkatkan 1.500 personel tambahan untuk memperkuat kekuatan yang sudah ada, yang dibagi untuk penugasan di Aceh dan Sumatra Utara,” tutupnya.
Herman Yakub.
















