Meski demikian, ia memastikan pihaknya tetap membuka ruang komunikasi bagi rekan-rekan media untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan.
“Silakan koordinasi dengan Kasi Humas atau kasat. Kami terbuka untuk komunikasi dan akan berupaya lebih komunikatif ke depan,” katanya.
Terkait kendala informasi lakalantas, Kapolres menyebut ada prosedur yang harus dilalui, namun pihaknya akan menindaklanjuti masukan tersebut.
“Ini akan kami evaluasi. Kami juga akan sampaikan ke jajaran agar lebih responsif terhadap kebutuhan informasi media,” imbuhnya.
Di sisi lain, Kapolres juga menekankan pentingnya peran media dalam mendukung kinerja kepolisian, terutama dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
“Percuma kami bekerja kalau tidak diketahui masyarakat. Di situlah peran media sangat penting,” ujarnya.
Ia juga mengakui bahwa sebagai pelayan masyarakat yang bersentuhan langsung dengan warga, pihak kepolisian tentu masih ada kekurangan dalam pelayanan, mengingat kepolisian bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Oleh karena itu, ia menyatakan bahwa Polres Bangka Selatan akan selalu terbuka terhadap informasi dan masukan dari rekan-rekan pers.
”Kami menyadari ada rasa puas dan tidak puas di masyarakat. Itulah risiko pelayanan. Intinya, Polres Bangka Selatan selalu terbuka. Jika ada informasi, silakan sampaikan kepada kami,” imbuhnya.
Audiensi ditutup dengan sesi foto bersama antara pengurus PWI Bangka Selatan dan jajaran Polres Bangka Selatan. (*)


















