“Tolong juga bantu saya untuk informasi di daerah DAS sungai terkait penambangan. Saya akan tindak tegas,” ujarnya.
Sebelumnya, aktivitas tambang timah ilegal di sekitar Bandara Depati Amir disebut telah berlangsung lama. Dalam informasi yang beredar, pengelolaan tambang tersebut sebelumnya dikaitkan dengan seorang bos timah ilegal bernama Ataw, kemudian disebut berpindah tangan kepada beberapa nama, termasuk Iwan yang disebut sebagai koordinator.
Namun, informasi mengenai pihak-pihak yang disebut tersebut belum disertai keterangan resmi dari aparat penegak hukum. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan mengenai status hukum maupun identitas pihak yang diduga terlibat.
Polresta Pangkalpinang menegaskan penambangan timah ilegal di wilayah hukumnya, termasuk yang berada di sekitar DAS, menjadi perhatian khusus untuk ditindak sesuai ketentuan hukum.












