Hendro juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan indikasi mencurigakan terkait peredaran beras oplosan.
“Kita akan terus lakukan pengecekan dan bila ada laporan dari masyarakat tentu akan kita tindaklanjuti,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Reskrimsus Polda Babel Kombes Pol Jojo Sutarjo menambahkan bahwa pihaknya telah memberikan petunjuk dan arahan (jukrah) kepada seluruh jajaran Polres untuk melakukan pengawasan dan monitoring terkait isu peredaran beras oplosan ini.
“Sesuai arahan Pak Kapolda, prihal ini sudah kita tindaklanjuti dengan memberikan jukrah kepada anggota dan juga wilayah untuk lakukan pengecekan termasuk monitoring perkembangan isu ini,” ujar Jojo.
Selain itu, lanjut Jojo, pihaknya juga telah melakukan kordinasi dengan sejumlah distributor yang ada di wilayahnya sebagai bentuk antisipasi dan mencegah masuknya beras oplosan ke Bangka Belitung.
“Hingga saat ini kita pastikan Babel masih aman dan belum ditemukan adanya peredaran beras oplosan seperti yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia,” pungkasnya. (*)

















