“Kami mulai dari niat dan keberanian dulu. Soal proses, kami jalani sambil belajar. Yang penting konsisten dan terus improve,” tambahnya.
Seiring berjalan waktu, “25 Food and Drink” mulai membangun identitas sebagai pelaku UMKM yang tidak hanya menjual produk, tetapi juga pengalaman rasa kepada pelanggan.
Kehadiran usaha ini menjadi contoh bahwa generasi muda mampu menciptakan peluang ekonomi baru melalui kreativitas dan inovasi di sektor kuliner
Redaksi.


















