Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
WhatsApp-Image-2025-12-25-at-11.08.00
HUT Basel ke-23
BeritaKab. Bangka Selatan

Verifikasi Penetapan Daerah Resapan Air Desa Pergam Diwarnai Klaim Warga atas Lahan Rawa

×

Verifikasi Penetapan Daerah Resapan Air Desa Pergam Diwarnai Klaim Warga atas Lahan Rawa

Sebarkan artikel ini
Verifikasi Penetapan Daerah Resapan Air Desa Pergam Diwarnai Klaim Warga atas Lahan Rawa

SEKILASINDONEWS.COM – Proses verifikasi lapangan penetapan daerah resapan air di Desa Pergam, Kecamatan Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan, kembali diwarnai dinamika. Sejumlah warga mengklaim sebagian kawasan rawa yang masuk kategori daerah resapan air sebagai lahan milik mereka.

Klaim tersebut mencuat saat Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial (PKS) Pemkab Bangka Selatan bersama tim ventalisir melakukan verifikasi lapangan, Selasa (4/11/2025).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut kesepakatan dua kelompok masyarakat Desa Pergam antara kubu Iskandar dan kubu Sandi yang sebelumnya terlibat dalam konflik agraria di Desa Pergam.

Tim yang terdiri dari perwakilan Polsek Airgegas, Camat Airgegas, Pemerintah Desa Pergam, serta masyarakat dari kedua pihak, turun langsung meninjau sejumlah titik yang dinilai berpotensi sebagai daerah resapan air.

Dari hasil survei, pemerintah daerah menemukan tujuh kawasan rawa atau lelap yang teridentifikasi sebagai daerah resapan air. Ketujuh kawasan itu adalah Lelap Mak Nibung, Lelap Aek Kelaban, Lelap Pukang, Lelap Kelawan, Lelap Mudung, dan Lelap Capan. Kawasan-kawasan tersebut berada di luar dari 302 hektare area yang sebelumnya telah ditetapkan.

Namun, di tengah proses verifikasi, ada warga yang mengaku bahwa lahan kawasan rawa tersebut merupakan milik mereka secara turun-temurun.

Bahkan warga tersebut menyatakan lahan itu dimanfaatkan untuk aktivitas pertanian tradisional seperti berhume.

“Ada lahan kami disini, untuk berhume. Itu juga lahan dari sana dan kesana itu milik ipar ku. Nah kalau sebelah sana itu lain lagi pemiliknya,” ujar warga sembari menunjukkan lahan di kawasan rawa tersebut.

Akses Terus Biar Update
Hari Guru Nasional