“Alhamdulillah, pada momen program Aik Bakung di Desa Nangka kemarin, kami telah membuka pojok layanan untuk memberikan pengetahuan dan pendampingan, bagi warga yang berminat silahkan datang cukup membawa smartphone dan kuota ke pojok layanan. Konsen saat ini di Tiktok dan Shopee,” jelas dia.
Sasaran utama pada program Inovasi Gen Ku Nginfo, Kata Yuri, adalah gen Z dan milenial, tujuannya agar mereka mendapatkan penghasilan tambahan dari konten yang dibuat.
“Lebih kita kenal dengan istilah monetisasi. Dengan harapan penjualan produk UKM kita semakin meningkat. Apalagi bila dipadukan dengan program free ongkir pemda, maka peluang peningkatan penjualannya pasti makin besar,” tuturnya.
Sumber: Diskominfo Basel












