Wakil Bupati Basel: Tahun 2024, Tranfer Anggaran dari Pusat ke Daerah Alami Penurunan

Sekilasindonews.com |Bangka Selatan – Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi menyebut perencanaan dan penganggaran di tahun 2024, kondisi transfer anggaran dari pusat ke daerah mengalami penurunan yang cukup signifikan. Terutama dari alokasi dana anggaran khusus (DAK).

Hal ini disampaikan Debby, saat Rapat Paripurna penyampaian Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2024, yang berlangsung di Gedung Paripurna Junjung Besaoh DPRD Basel, Rabu (15/11/2023).

“Sebagaimana yang telah diketahui bersama, bahwa tahun anggaran 2024, kondisi transfer pusat ke daerah mengalami penurunan yang cukup signifikan,” kata Debby.

Menurut Debby, hal ini bersamaan dengan kebijakan pemerintah pusat yang mengatur peruntukan dana alokasi umum yang ditentukan penggunaannya untuk kebutuhan percepatan permasalahan prioritas nasional seperti, penurunan stunting, penghapusan kemiskinan ekstrem, penyediaan insfrastruktur yang memiliki daya ungkit terhadap perekonomian daerah, penanganan sektor pendidikan dan sektor kesehatan.

“Peruntukan dana alokasi umum yang masih bisa kita gunakan terpaksa diprioritaskan untuk memenuhi belanja wajib dahulu seperti gaji pegawai dan belanja mengikat untuk menjamin optimalisasi pelayanan publik. Tentunya hal ini harus kita patuhi dan cermati,” jelasnya.

Oleh karena itu, lanjut Debby, struktur Rancangan APBD Kabupaten Bangka Selatan Tahun Anggaran 2024 berdasarkan dinamika yang terjadi dan hasil analisis kondisi ekonomi daerah di Kabupaten Bangka Selatan. Maka proyeksi untuk Pendapatan tahun 2024 sebesar Rp.927.778.187.884 dan untuk Belanja diproyeksikan sebesar Rp.1.013.335.903.957.

“Dengan mempertimbangkan tahapan pertama dan ketiga pelaksanaan RPJMD Tahun 2021-2026 serta dinamika dan realita kondisi umum daerah, serta Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2024, maka pendapatan dari sektor pajak dan retribusi akan terus dimaksimalkan pada tahun 2024 mendatang. Dengan harapan Bangka Selatan mendapat mandiri dan tidak bergantung dari dana pemerintah pusat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *