Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
WhatsApp-Image-2025-12-25-at-11.08.00
HUT Basel ke-23
Kab. Bangka Selatan

Dinkes Bangka Selatan Temukan 10 Kasus KLB Pertusis

×

Dinkes Bangka Selatan Temukan 10 Kasus KLB Pertusis

Sebarkan artikel ini

“Pertusis ini juga bisa didapatkan atau tertular dari orang tuanya. Dan anaknya tertular karena tidak mendapatkan imunisasi yang lengkap,” ujar dia.

Ia juga menjelaskan, gejala pertusis yang dialami pada anak yaitu batuk tanpa berhenti sampai menyebabkan wajah pada anak tersebut membiru. Sehingga membuat anak sulit bernafas.

“Untuk gejala Pertusis sendiri menyebabkan batuk rejan tanpa berhenti atau dikenal batuk 100 hari. Sedangkan Pertusis ini dialami oleh semua usia anak-anak, semakin usia anak rendah atau balita, maka semakin beresiko tinggi hingga kematian,” jelas dia.

Meski demikian, ia menghimbau kepada masyarakat terutama kepada orang tua untuk selalu melakukan imunisasi terhadap anak-anaknya, sehingga anak-anak di Bangka Selatan tidak terjadi Pertusis.

“Untuk itu kami menghimbau kepada orang tua untuk penuhi hak anak dan lindungi lah anak-anaknya dari penyakit yang menular berbahaya. Karena itu semuanya bisa dicegah dengan imunisasi lengkap sampai umur 2 tahun,” pungkasnya.

Akses Terus Biar Update

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hari Guru Nasional